Kamis, 11 Mei 2017

Penyebab Wanita Gampang Anyang-anyangan

Anyang-anyangan sebenarnya dapat menyerang siapa saja. Tapi pada kenyataannya, wanita lebih gampang terkena.

Kenyataan ini bukannya tanpa alasan.

Wanita rentan kena anyang-anyangan adalah karena saluran kencingnya pendek. Kurang lebih hanya sekitar 3 cm.

Bandingkan dengan pria yang panjang saluran kemihnya mencapai 20 cm.

Akibat saluran kemih yang pendek, bakteri lebih mudah mencapai kandung kencing. Setelah berhasil masuk, bakteri tak hanya bertamu, tapi juga berkembang biak.

Masalahnya, proses perkembangbiakan bakteri tidak hanya menghasilkan satu atau dua orang anak, tapi jutaan. Kondisi inilah yang memicu reaksi peradangan di kandung kemih.

Dan reaksi peradanganlah yang menjadi sumber dari berbagai ragam gejala.

Gejala pertama dan utama adalah kencing sakit dan sedikit-sedikit. Rasa sakit timbul akibat luka radang. Sedang kencing sedikit-sedikit dan sering, terjadi karena refleks berkemih muncul bertubi-tubi.

Gejala lain adalah air kencing bercampur darah. Darah yang sering membuat pasien sangat khawatir, keluar dari dinding luka yang meradang. Untungnya gejala ini terjadi hanya pada sebagian kecil orang.

Infeksi dan peradangan di bagian manapun dari tubuh akan memicu reaksi sistemik semisal demam dan sakit kepala. Demikian pula dengan infeksi dan peradangan kandung kemih.

Itulah sebabnya, jika anyang-anyangan lumayan parah, pasien juga akan mengeluh demam dan sakit kepala.

Kadang-kadang bakteri tak hanya singgah di kandung kencing, tapi meneruskan perjalan hingga ke hulu. Akibatnya ginjal yang ada dihulu ikut terinfeksi. Tanda-tandanya, muncul gejala yang telah disebutkan ditambah dengan nyeri pinggang di sebelah kanan atau kiri. Tergantung ginjal sebelah mana yang kena.

Khusus kasus anyang-anyangan yang melibatkan ginjal, perlu perhatian khusus. Jika terlambat atau gagal ditangani, fungsi ginjal dapat rusak permanen.

Untuk mengatasi anyang-anyangan, dokter biasanya meminta pasien minum air lebih banyak, sekitar 3 liter sehari. Selain itu, dokter juga memberikan antibiotik untuk membasmi bakteri yang sedang ganas-ganasnya menginfeksi.

Sedangkan untuk gejala demam dan sakit kepala, dokter memberikan obat pereda nyeri semisal asetaminofen.

Oleh karena wanita lebih gampang terkena anyang-anyangan sebagai konsekuensi saluran kemih yang pendek, maka kaum hawa dianjurkan melakukan kebiasaan yang mampu mengurangi kemungkinan terkena. Misalnya waktu cebok menggosoknya dari depan ke belakang, bukan sebaliknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar