Sabtu, 21 Oktober 2017

KEPANJANGAN PIL PCC

Setelah Carnophen produksi Zenith (di banyak tempat digelari Jinet) digulung yang berwajib, muncul racun baru yang tak kalah dahsyat.

Namanya PCC.

Kepanjangan Pil PCC adalah Parasetamol, Cafein, dan Carisoprodol.

Dua yang pertama, yaitu Parasetamol dan Cafein adalah obat bebas yang umum ditemui. Obat ini bahkan bisa dibeli di warung-warung kecil di pinggir jalan atau pelosok kampung.

Apakah ini menyalahi aturan? Jawabnya, Tidak.

Sedangkan satu yang terakhir, yaitu carisoprodol, adalah jenis obat keras yang hanya boleh didapat dengan resep dokter. Sangat menyalahi aturan jika dijual bebas.

Secara fungsi, ketiga obat tersebut memiliki peran berbeda-beda.

Parasetamol adalah obat antinyeri dan antidemam. Oleh karena itu parasetamol banyak dijumpai pada berbagai jenis obat sakit kepala, sakit gigi, batuk pilek, sakit perut, dan lain-lain. Obat ini bisa dalam bentuk tunggal, yaitu murni parasetamol saja, atau dalam bentuk kombinasi dengan obat lain seperti DMP, CTM, pseudoefedrin, dan sebagainya.

Cafein adalah zat alami yang ada dalam secangkir kopi atau teh. Fungsinya sebagai stimulan. Oleh karena itu, sehabis mengkonsumsi cafein kita menjadi lebih fokus, konsentrasi meningkat, dan badan rasanya enteng.

Walaupun tergolong stimulan, cafein masuk dalam kategori aman dan diijinkan secara resmi.

Terakhir, carisoprodol. Inilah inti masalah dari pil PCC. Sebenarnya, carisoprodol mempunyai tujuan yang baik yaitu mengatasi nyeri otot dan pegal-pegal. Caranya dengan mempengaruhi otak agar melemaskan otot-otot tubuh yang sedang nyeri.

Hanya saja obat ini menimbulkan efek ketergantungan, terutama jika diminum jangka panjang. Selain itu, jika minumnya di atas dosis yang dianjurkan, timbul efek samping berupa fly dan kehilangan kesadaran. Pengguna juga akan kehilangan koordinasi anggota tubuh sehingga sempoyongan, bertindak tak rasional, atau pingsan.

Bagaimana jika ketiga obat ini dikombinasi dalam satu pil?

Efek yang timbul akan berlipat-lipat karena ketiga komponen obat ini akan saling menguatkan.

Apatah lagi jika dicampur alkohol atau obat lain, bisa-bisa game over.

Tidak ada komentar: