MACAM-MACAM IMUNISASI DASAR DAN CARA PENYUNTIKANNYA

Imunisasi ibarat rumah bagi manusia. Ia dapat melindungi dari terpaan hujan dan teriknya panas. Jika tak ada rumah, dengan mudah manusia basah kuyup ketika hujan atau kepanasan ketika siang terik.

Di Indonesia, ada 5 jenis imunisasi dasar atau imunisasi wajib bagi semua bayi baru lahir hingga usia 1 tahun. Oleh karena diwajibkan, maka imunisasi ini diberikan gratis di puskesmas atau posyandu.

Adapun macam-macam imunisasi dasar dan cara penyuntikannya yaitu:

#1 Imunisasi BCG (Bacillus Calmette-Guérin)

Imunisasi BCG bertujuan untuk mencegah munculnya penyakit TB atau tuberkulosis. Jenis imunisasi ini pemberiannya cuma satu kali, yaitu pada saat usia bayi di bawah 1 bulan. Jika pemberian setelah usia 3 bulan, sebaiknya dilakukan uji tuberkulin lebih dahulu. Cara penyuntikan imunisasi BCG adalah dengan suntikan dalam kulit di lengan atas. Pasca penyuntikan biasanya muncul nanah yang kemudian sembuh sendiri dengan meninggalkan bekas.

#2 Imunisasi Hepatitis B

Imunisasi Hepatitis B bertujuan untuk mencegah infeksi virus hepatitis B. Virus ini menyebabkan keruskaan hati yang jika dibiarkan berakibat fatal bagi jiwa penderita. Jenis imunisasi ini diberikan 4 kali. Pemberian pertama adalah sedini mungkin, jika memungkinkan dalam usia bayi di bawah 12 jam. Jika tak memungkinkan dapat diberikan kapan saja. Pada pemberian pertama, suntikan hanya berisi vaksin Hepatitis B. Pada pemberian 2,3, dan 4, vaksin hepatitis sudah dalam bentuk kombinasi dengan vaksin DPT. Cara penyuntikannya adalah suntikan di bagian luar paha bayi.

#3 Imunisasi DPT-Hepatitis B

Imunisasi DPT-Hepatitis B bertujuan mencegah empat infeksi sekaligus, yaitu difteri, pertusis, tetanus, dan hepatitis B. Pemberian imunisasi DPT-Hepatitis B pada saat usia bayi 2, 3, dan 4 bulan. Cara penyuntikannya dengan menyuntikkan vaksin ke otot paha bagian luar bayi. Salah satu efek samping yang sering membuat repot Ibu dari jenis vaksin ini adalah demam panas pada bayi. Tetapi untungnya demam biasanya hanya berlangsung satu hari, paling lama tiga hari. Untuk mengatasinya cukup diberikan obat parasetamol sirup atau drops.

#4 Imunisasi Polio

Imunisasi polio bertujuan untuk mencegah infeksi virus polio. Virus ini dapat menyebabkan kelumpuhan permanen jika menyerang bayi. Pemberian imunisasi polio sebanyak empat kali, yaitu sesaat setelah lahir, usia 2,3, dan 4 bulan. Cara pemberiannya sederhana, hanya perlu diteteskan sebanyak 2 tetes ke mulut bayi.

Saat ini ada pula jenis imunisasi polio yang diberikan dengan cara suntikan. Imunisasi ini diklaim lebih aman. Jadwal suntiknya adalah saat usia 2,3, dan 4 bulan.

#5 Imunisasi Campak

Imunisasi campak bertujuan untuk mencegah penyakit campak. Penyakit ini umumnya ringan, tapi pada beberapa kasus dapat menyebabkan macam-macam penyakit serius seperti pneumonia, hepatitis, dan radang otak. Cara penyuntikannya adalah dengan suntikan dan cukup diberikan satu kali pada usia 9 bulan.

Perlu diperhatikan, walaupun jenis-jenis imunisasi dasar sudah lengkap semua, bukan berarti bayi terlindung dari segala penyakit, termasuk batuk pilek. Tetapi bayi terlindungi dari tujuh penyakit serius (TB, Hepatitis, Difteri, Pertusis, Tetanus, Polio, dan Campak). Kalaupun tetap terkena, biasanya hanya ringan. Tak sefatal jika tak pernah imunisasi.

Demikian artikel MACAM-MACAM IMUNISASI DAN CARA PENYUNTIKANNYA, semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terima kasih.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar