CARA KERJA KOMPRES AIR HANGAT MENURUNKAN DEMAM

Dulu, kakek nenek kita ketika ada orang demam akan menggunakan kompres dingin untuk menurunkan suhu tubuh. Kalau perlu menggunakan es batu.

Logikanya sederhana, saat demam suhu tubuh akan naik tinggi. Oleh karena itu, masuk akal jika suhu tinggi dilawan dengan suhu dingin.

Tapi itu dulu ...

Saat ini kompres yang dianjurkan adalah kompres hangat.

Koq kedengaran aneh ya?

Tubuh sudah demam panas, lalu dikompres dengan sesuatu yang panas juga. Apakah tidak membuat suhu tubuh semakin tinggi?

Secara logika, anggapan demikian memang rasional. Tapi kenyataan di lapangan berbeda.

Orang yang lagi demam jika dikompres air hangat, pelan-pelan suhu tubuhnya akan turun. Lho koq bisa?

Suhu tubuh manusia diatur oleh pusat pengatur suhu (termoregulator) di otak, tepatnya di bagian hipotalamus. Saat kompres air hangat melekat di dahi atau dada, maka sensor di permukaan tubuh akan menerima input bahwa suhu di sekitar sedang hangat. Sinyal lalu dikirim ke hipotalamus. Karena menurut informasi yang masuk, di permukaan tubuh ada kehangatan, maka hipotalamus akan memerintahkan tubuh untuk menurunkan suhunya. Akhirnya, tubuh yang tadinya demam akan berangsur normal.

Bagaimana jika ngotot melakukan kompres air dingin?

Pada saat kompres sedang berlangsung, suhu permukaan tubuh memang terasa dingin karena berada dalam pengaruh langsung kompresan. Tapi begitu kompres dilepas, suhu tubuh akan naik kembali, kadang-kadang lebih tinggi dari semula.

Kenapa?

Karena hipotalamus menerima informasi bahwa suhu permukaan tubuh lagi dingin oleh karena itu perlu dinaikkan.

Jadi demikian lah cara kerja kompres air hangat menurunkan demam. Semoga bermanfaat.



Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    2 komentar:

    1. Ini nih yang sering lupa, kalau demam harus di kompres pake air hangat yaa...

      BalasHapus
      Balasan
      1. Betul sekali ... tapi kalo bengkak keseleo kompresnya pake air dingin

        Hapus