INI ALASAN PENDERITA HIPERTENSI HARUS MEMBATASI GARAM

Begitu seseorang didiagnosis hipertensi atau darah tinggi, maka dokter akan menyarankan beberapa hal. Mulai dari perubahan pada pola makan, peningkatan aktifitas fisik, sampai pada konsumsi obat anti-hipertensi.

Khusus perubahan pola makan, konsumsi makanan yang mengandung garam harus dibatasi. Mengapa?

Garam dapat meningkatkan tekanan darah dengan cepat. Kondisi ini sangat berbahaya, karena dapat memicu serangan stroke yang mematikan. Kalaupun tidak, akan meninggalkan cacat permanen.

Koq bisa garam yang sedikit dapat memicu kenaikan tekanan darah?

Sesaat setelah kita makan makanan asin, dengan segera garam alias NaCl masuk ke dalam pembuluh darah. Salah satu sifat garam adalah menarik air. Dengan demikian, air akan bermigrasi masuk ke dalam pembuluh darah dalam jumlah besar. Akibatnya, volume cairan di dalam pembuluh bertambah pesat sedangkan kapasitas selang pembuluh darah terbatas. Hasil akhirnya, tekanan dalam pembuluh darah akan meninggi.

Bingung?

Kita ambil analogi sederhana. Anggap kita mempunyai balon berkapasitas 1 liter. Ketika diisi air sebanyak 1 liter, tak terjadi apa-apa. Ketika diisi air 2 liter, masih tidak apa-apa, tapi dinding balon sudah mulai menegang. Tapi begitu diisi air 5 liter, balon akan pecah.

Ketika balon sudah pecah, gak mungkin lagi bagian-bagian karet balon yang berantakan kita satukan kembali. Pun demikian halnya dengan stroke. Sangat sulit untuk mengembalikan kondisi ke posisi awal sebelum serangan.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar