HIV SEMBUH DENGAN NUTRISI?

Dunia maya sempat heboh karena beredarnya pernyataan bahwa HIV bisa sembuh dengan nutrisi yang baik secara total?

Kehebohan itu terus saja terjadi dan terus berlanjut hingga sekarang.

Menanggapi pernyataan tersebut publik terbelah menjadi dua, yang mendukung dan menolak. Mereka yang mendukung pernyataan bahwa HIV sembuh dengan nutrisi, mengatakan bahwa penjualan obat HIV yang ada sekarang hanyalah akal-akalan dan kebohongan pabrik farmasi untuk meraup keuntungan. Padahal ada cara yang lebih murah dan dapat dilakukan oleh setiap orang yaitu memastikan asupan nutrisi yang baik, dengan demikian virus HIV dapat hilang dari tubuh tanpa obat. Rujukan kelompok ini tak tanggung-tanggung, yaitu Luc Montagnier, tokoh penemu virus HIV.

Sedangkan yang menolak mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada bukti uji klinis yang menyatakan bahwa nutrisi mampu menyembuhkan virus HIV secara total. Oleh karena itu obat-obat antiretroviral masih diperlukan.

Diantara kedua pendapat tersebut yang mana yang benar?

Keduanya benar. Masalahnya adalah kedua pendapat tersebut berlaku pada dua situasi yang benar-benar berbeda.

Penularan HIV paling banyak terjadi melalui hubungan seksual baik heteroseksual maupun homoseksual. Perlu diketahui bahwa tidak semua orang yang terpapar akhirnya akan menderita HIV. Banyak faktor yang mempengaruhinya salah satunya adalah faktor nutrisi. Jika daya tahan tubuh bagus, ketika virus HIV baru nongol di pintu langsung dihabisi.

Tapi bukan berarti orang yang gizi atau nutrisinya bagus sudah pasti kebal 100% terhadap infeksi HIV. Tetap saja Ada kemungkinan terkena walaupun resikonya lebih rendah. Jadi bagi yang gizinya bagus jangan mentang-mentang merasa daya tahan tubuh kuat lalu mencoba-coba perilaku beresiko.

Setelah virus HIV berhasil masuk maka ia akan menerobos ke dalam sel CD4. Virus akan menggunakan sel ini sebagai pabrik untuk membuat virus baru. Selain itu virus HIV membenamkan sebuah kode rahasia ke dalam DNA manusia yang ada di dalam sel. Kode rahasia inilah yang menjadi poin utama kenapa HIV sulit disembuhkan secara total. Obat obat HIV yang tersedia sekarang ini hanya mampu membunuh virus baru yang diproduksi tapi tidak bisa melenyapkan kode rahasia yang dibenamkan virus di materi genetik manusia. Kode rahasia ini sewaktu-waktu akan aktif untuk memulai produksi virus baru. Itulah sebabnya obat antiretroviral harus diberikan seumur hidup.

Kita kembali ke kedua kubu. Kubu nutrisi benar pada kondisi masyarakat atau seseorang belum terinfeksi HIV. Jika nutrisi masyarakat bagus maka jumlah orang yang terkena HIV mungkin lebih sedikit ketimbang pada masyarakat yang nutrisinya jelek.

Kubu obat antiretroviral juga benar pada kondisi orang sudah terinfeksi HIV. Asupan nutrisi yang baik pada orang yang sudah terinfeksi HIV adalah bagus karena akan memperlambat jalannya penyakit dan menghambat munculnya penyakit-penyakit oportunis yang memanfaatkan lemahnya daya tahan tubuh. Tapi sampai saat ini belum ada bukti nutrisi apapun dapat melenyapkan kode rahasia yang dibenamkan oleh virus. Jangankan nutrisi bahkan obat-obat kimia yang terbaru sekali pun belum mampu menghabisi kode rahasia itu.

Tapi hal yang paling penting dari semua itu adalah langkah pencegahan jangan sampai terkena HIV. Caranya dengan menghindari perilaku beresiko seperti hubungan seksual dengan banyak partner dan memakai jarum suntik bergantian.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    2 komentar: