KEPANJANGAN IVA DALAM KESEHATAN

Sampai saat ini kanker mulut rahim merupakan jajaran teratas pembunuh wanita baik secara global maupun Indonesia. Padahal jika ditemukan lebih dini kanker ini dapat dicegah sehingga tidak menjadi ganas.

Dulu untuk mendeteksi sel-sel mulut rahim yang berpotensi menjadi kanker dilakukan pemeriksaan pap smear. Pemeriksaan ini membutuhkan seorang dokter ahli spesialis patologi anatomi untuk membaca hasilnya.

Sekarang ada pemeriksaan yang lebih praktis, lebih cepat, lebih murah, dan tidak menyakitkan. Pemeriksaan tersebut adalah pemeriksaan IVA.

Apa kepanjangan IVA dalam kesehatan?

Kepanjangan IVA adalah Inspeksi Visual Asam Asetat. ‘Inspeksi’ artinya melihat, ‘visual’ artinya secara mata telanjang dengan menggunakan larutan asam asetat.

Pada pemeriksaan IVA mulut rahim diolesi dengan asam asetat 3% atau 5%. 1 sampai 2 menit kemudian diperhatikan apakah terjadi perubahan warna pada mulut rahim tersebut. Apabila terjadi perubahan warna menjadi lebih pucat atau lebih putih pada bagian tertentu maka kemungkinan ada sel-sel berpotensi kanker di tempat tersebut. Jika demikian maka segera dilakukan krioterapi untuk membunuh sel-sel yang jika dibiarkan akan berubah menjadi ganas.

Pemeriksaan IVA dapat dilakukan di Puskesmas atau rumah sakit. Biaya pemeriksaan IVA biasanya ditanggung oleh BPJS. Tetapi kalau pun mau membayar sendiri biaya IVA biasanya tidak sampai Rp 50.000.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar