OBAT SAKIT GIGI BERLUBANG

Ada yang bilang, sakit hati lebih baik daripada sakit gigi. Karena begitu sakitnya sakit gigi. Ditambah lagi kurang simpatinya orang sekitar, karena orang sakit gigi kasat mata tampak baik-baik saja.

Sakit gigi bermula dari iritasi ujung saraf di dalam gigi.

Kenapa bisa teriritasi?

Karena ada bagian gigi yang rusak dan berlubang, maka ujung saraf yang semestinya terlindung kini terekspos. Ketika ada makanan atau minuman manis, dingin, atau yang bersifat merangsang, ujung saraf akan tersenggol dan terkirimlah sinyal-sinyal nyeri ke otak.

Prinsip pengobatan sakit gigi berlubang adalah menyetop proses iritasi, mungkin dengan berkumur atau sikat gigi. Prinsip lainnya memblok respon nyeri, caranya dengan mengkonsumsi obat pereda nyeri. Beberapa obat sakit gigi di apotek antara lain parasetamol, ibuprofen, natrium diklofenak, kalium diklofenak, asam mefenamat, dan lain-lain.

Ada beberapa kelemahan obat-obat tersebut. Pertama, hanya menghilangkan nyeri sementara. Jadi begitu efek obat hilang, nyeri bisa terasa kembali. Kedua, gampang timbul efek samping  sakit lambung atau sakit maag. Bahkan walaupun obat diminum setelah makan.

Pengobatan permanen sakit gigi berlubang adalah rawat akar atau pencabutan. Untuk itu silakan berkunjung ke dokter gigi.

Jangan coba-coba mengatasinya sendiri, misalnya mencabut dengan tang atau memukulnya dengan martil.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar