SAKIT MATA MENULAR LEWAT PANDANGAN?

Konon katanya, sakit mata dapat menular lewat pandangan atau tatapan. Jadi untuk menghindari panularan, orang yang sakit mata disarankan pake kacamata hitam.

Anggapan sakit mata menular lewat pandangan sudah ada sejak jaman old, dan masih banyak yang percaya pada jaman now. Kenapa anggapan ini awet?

Pertama, karena sebagian besar penderita mengalami sakit mata setelah berdekatan dan bertatapan dengan orang yang sedang sakit mata. Kedua, karena proses persisnya penularan sakit mata masih banyak yang belum tahu. Ketiga, karena anggapan itu sudah umum jadi sudah dianggap sebagai dogma yang langsung diyakini kebenarannya.

Sudah lama kalangan medis mengetahui sakit mata dengan gejala merah, bengkak, dan kadang-kadang disertai belekan, penularannya lewat air mata. Begitu penderita menggosok matanya yang sakit dan gatal, lalu bersalaman dengan orang lain yang sehat, serta merta kuman biang kerok sakit mata berpindah. Ketika orang sehat tersebut menyentuh matanya, maka terjadilah apa yang terjadi. Dia akan ketularan sakit mata.

Mungkin ada yang berkelit, saya tak salaman koq tapi tetap ketularan.

Ternyata, cairan air mata yang terkontaminasi kuman tak hanya berpindah lewat salaman, tapi juga lewat perantaraan benda-benda. Misal pada kasus seseorang minjam pulpen penderita sakit mata. Maka ketika ia menyentuh pulpen tersebut, tangannya akan ikut terkontaminasi. Kasus lain yang rada sering, memegang gagang pintu yang telah dipegang orang sakit mata.

Masih banyak rute lain yang kalau diuraikan satu per satu akan sangat panjang.

Jadi sebenarnya, walaupun sebelumnya kita bertatapan dengan penderita sakit mata, tapi bukanlah tatapan itu yang menjadi rute penularan. Ada rute lain yang logis yang bisa menjelaskan bagaimana cairan mata yang mengandung kuman berpindah dari penderita ke orang sekelilingnya.

Jadi, mulai sekarang hendaknya jangan menyalahkan pandangan. Lebih baik rajin-rajin cuci tangan terutama kalau ada orang di sekeliling kita yang sakit mata.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    2 komentar:

    1. Wahh,, gitu ya dok. Selama ini saya malah menganggap nya lewat udara. jadi virus nnya terbang gitu.. hehe
      Makasih info nya dok..

      BalasHapus