CARA PENULARAN VIRUS HIV/AIDS

“Seorang teman didiagnosis menderita HIV. Saat ini dia dijauhi orang-orang di sekitarnya. Mereka takut ikut-ikutan tertular. Bahkan bersentuhan pun enggan. Bagaimana sebenarnya cara penularan virus HIV AIDS?”

Sampai saat ini penyakit HIV masih sangat ditakuti. Walaupun sudah ada obat untuk virus tersebut, tapi hanya bertujuan memperbaiki kondisi kesehatan pengidap HIV. Obat-obatan tersebut belum bisa menyembuhkan secara tuntas.

Orang-orang biasanya menghindari pengidap HIV karena belum paham mengenai cara penularan virus HIV. Banyak yang menyangka bahwa virus dapat menular lewat kontak kulit, peralatan makan, pakaian, dan sebagainya.

Sebenarnya secara garis besar hanya ada tiga cara penularan virus HIV dari seorang pengidap HIV ke orang yang sehat.

Cara penularan pertama adalah melalui hubungan seksual. Virus menular lewat cairan yang keluar saat aktivitas seksual, terutama jika tidak menggunakan kondom. Penggunaan alat bantu dalam berhubungan juga dapat menjadi media penularan virus HIV.

Cara penularan kedua adalah melalui ibu ke anak. Penularan dapat terjadi saat janin masih didalam kandungan atau pada saat melahirkan atau pada saat menyusui.

Cara penularan ketiga adalah melalui darah. Ada dua mode utama yaitu melalui transfusi darah dan penggunaan jarum suntik secara bergantian biasanya pada pengguna narkoba. Penularan lewat transfusi darah sudah sangat jarang karena oleh PMI darah tersebut diperiksa secara ketat terhadap berbagai macam kemungkinan penyakit termasuk penyakit HIV.

Jadi HIV tidak menular lewat kontak kulit atau sekedar bertukar pakaian.

Demikian artikel CARA PENULARAN VIRUS HIV AIDS, semoga bermanfaat.




Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar