Selasa, 23 April 2019

Trias Keratitis

Keratitis adalah peradangan pada kornea mata. Kornea adalah bagian bening mata yang terletak paling depan. Fungsinya macam-macam, antara lain pelindung struktur mata di bagian bawahnya da sebagai penerus cahaya atau bayangan dari luar ke lensa mata kemudian ke retina.

Meskipun tampak seperti kaca, kornea sejatinya adalah sel-sel yang hidup yang tersusun beberapa lapis. Oleh karena itu, kornea seperti juga bagian tubuh lainnya dapat mengalami infeksi dan peradangan.

Saat kornea meradang atau terjadi keratisis, maka muncul berbagai macam gejala. Ada tiga gejala menonjol, sehingga untuk memudahkan mengingatnya disebut sebagai Trias Keratitis.

Gejala yang tergabung dalam Trias Keratitis adalah blefarospasme, fotofobia, dan epifora.

Blefarospasme adalah gejala berupa kelopak mata sering memejam, sedangkan fotofobia adalah gejala silau melihat cahaya. Oleh karena itu penderita keratisis berusaha menghindar dari sorotan cahaya salah satunya dengan cara sering memejamkan mata. Gejala epifora adalah gejala berupa mata banyak mengeluarkan air mata, alias mata berair-air.

Banyak hal yang menyebabkan keratitis, antara lain adalah infeksi virus atau bakteri, iritasi kornea akibat penggunaan lensa kontak yang tidak tepat, atau trauma benda asing.

Keratitis akibat cedera ringan biasanya sembuh dengan baik setelah beberapa hari. Sedangkan keratitis akibat infeksi membutuhkan obat tetes mata yang berisi antibiotik atau antivirus, tergantung penyebabnya. Kadang-kadang jika infeksi sangat parah, dokter akan memberikan juga obat minum.

Yuk kunjungi channel kami



Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar