Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2018

PEMERIKSAAN HbA1c HARUS PUASA ATAU TIDAK?

"Apakah seseorang yang akan menjalani pemeriksaan HbA1c harus puasa atau tidak?" Jika hanya pemeriksaan HbA1c saja maka seseorang tidak perlu puasa sebelum menjalani pemeriksaan tersebut. Tetapi jika akan dilakukan juga pengukuran glukosa darah puasa atau GDP atau pemeriksaan kolesterol maka dianjurkan untuk berpuasa sebelumnya. Pemeriksaan kadar HbA1c bertujuan untuk melihat kadar gula darah seseorang dalam rentang waktu 3 bulan sebelumnya. Oleh karena itu pemeriksaan ini penting untuk mengetahui apakah gula darah seseorang tersebut terkontrol dengan baik dalam rentang waktu tersebut. Pemeriksaan HbA1c berbeda dengan pemeriksaan gula darah sewaktu atau gula darah puasa. Kedua pemeriksaan terakhir hanya dapat menggambarkan kadar glukosa darah seseorang pada saat pemeriksaan saja. Jadi misalkan seseorang gula darahnya satu minggu sebelumnya tinggi namun pada saat pemeriksaan gula darahnya normal maka akan terdeteksi normal. Tapi pada pemeriksaan HbA1c gula darah tetap te

Munas I ASDOKI

Gambar
Sunat hanyalah salah satu kompetensi dokter umum. Tapi karena sekarang jamannya spesialisasi, banyak teman sejawat yang konsentrasi praktek hanya sunat saja. Lalu kumpul-kumpul di grup maya whatsapp. Tujuannya selain silaturrahmi, juga berbagi tips dan berbagi pengalaman. Berawal dari bincang-bincang di grup yang aturannya sangat ketat, tiga kartu kuning dan satu kartu merah sebelum diistirahatkan, muncul ide untuk membentuk organisasi resmi. ASDOKI namanya. Singkatan dari Asosiasi Dokter Khitan Indonesia. Pada munas pertama ini Alhamdulillah saya bisa hadir. Selain bermunas untuk membentuk ke pengurusan, ada hal penting yang menjadi motivasi peserta termasuk saya untuk hadir jauh-jauh dari pojok tenggara Kalimantan ke Jakarta. Yaitu, mendapat update ilmu sirkumsisi alias sunat yang maju pesat. Pas hadir di sana, baru lah saya mengenal lebih dekat berbagai teknik sunat seperti Gomco, Klamp (Smartklamp, Alisklamp, Mahdian Klamp, Sunathrone), dan stapler yang cara kerjanya m

KAPAN KB IMPLAN MULAI BEREAKSI

“Saya baru saja memasang implan atau susuk siang tadi. Pertanyaan saya adalah Kapan KB implan mulai bereaksi? Kapan saya bisa berhubungan dengan suami?” KB implan atau KB susuk adalah KB hormonal yang ditanamkan di lengan. Implan yang berupa plastik panjang tersebut akan melepaskan hormon progestin dalam jumlah kecil secara terus menerus. Hormon inilah yang bekerja mencegah kehamilan. Ada tiga mekanisme kerja hormon progestin yang dikeluarkan oleh implan yaitu mengentalkan lendir mulut rahim, mencegah penebalan dinding rahim, dan mencegah ovulasi atau pematangan sel telur. Waktu paling ideal pemasangan implan adalah pada saat haid. Walaupun demikian pemasangan implan diluar masa haid boleh saja dilakukan asal Ibu dipastikan sedang tidak hamil. Apakah KB implan langsung bereaksi begitu dipasang? Kapan KB implan mulai bereaksi melindungi Ibu dari kehamilan? Jawabannya tergantung pada waktu pemasangan KB implan. Jika KB implan dipasang pada saat haid maka begitu selesai haid I

CIRI FISIK BAYI KURANG ASI

“ Beberapa hari ini bayi saya kurang mau minum ASI. Apa saja tanda-tanda atau ciri fisik bayi kurang ASI?” Seorang bayi dari mulai lahir sampai dengan berusia 6 bulan biasanya cukup diberi ASI saja. Tidak perlu tambahan makanan lain atau bahkan air putih sekalipun. Apakah pemberian ASI eksklusif seperti itu cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi bayi? Ya sangat cukup, selama produksi ASI tidak terganggu dan cara pemberiannya tepat. Pada beberapa kasus bayi bisa saja mengalami kekurangan ASI. Adapun tanda atau ciri fisik bayi kurang ASI antara lain adalah: Pertama, berat badan bayi tidak naik-naik. Bahkan cenderung menurun. Bayi biasanya dianjurkan ditimbang secara teratur. Satuan timbangan bayi bukanlah kg tapi gr. Kedua, kencing atau pipis bayi lebih sedikit. Kondisi ini dapat dipantau dari jumlah popok per 24 jam. Jika bayi membasahi kurang dari 6 popok per 24 jam maka hal tersebut merupakan tanda bayi kekurangan ASI. Ketiga, warna kencing bayi lebih pekat. Bayi yang cukup ASI b