Selasa, 15 Januari 2019

IMUNISASI BCG PANAS ATAU TIDAK

image:hellosehat.com
Saat ini, sudah banyak orang tua yang paham pentingnya imunisasi. Hanya saja mungkin ada sebagian yang kurang ikhlas menerima jika anaknya panas pasca suntik imunisasi.

Untungnya tidak semua imunisasi berefekikutan panas atau demam. Umumnya hanya DPT, alias imunisasi difteri, pertusis dan tetanus.

Bagaimana dengan imunisasi BCG? Apakah imunisasi BCG panas atau tidak?

Imunisasi BCG yang bertujuan untuk mencegah penyakit TBC yang mematikan itu biasanya tidak menyebabkan anak panas atau demam. Pasca imunisasi, tubuh anak biasa-biasa saja. Tak naik suhunya.

Tapi tunggu ...

BCG bukannya tanpa efek samping. Pada bekas suntikan dalam beberapa hari akan muncul luka dan kadang-kadang bernanah. Biarkan saja. Tak lama kemudian akan sembuh dan meninggalkan bekas.
Lain halnya, jika luka kecil tersebut menjadi parah, bengkak hebat, anak demam dan rewel, serta nanah semakin banyak. Itu artinya ada infeksi sekunder alias infeksi tumpangan. Kalo seperti ini segera berobat ke dokter. Biasanya butuh antibiotik untuk membunuh bakteri oportunis yang memanfaatkan situasi.

Sebagai tambahan, imunisasi BCG hanya butuh sekali suntikan. Saat usia anak baru lahir hingga satu bulan. Oleh karena itu, imunisasi ini dinobatkan sebagai imunisasi perdana, berbarengan dengan imunisasi hepatitis B.

Kalau kelewatan, misal usia anak sudah tiga bulan tapi belum diimunisasi, perlu langkah tambahan. Sebelum mendapatkan suntikan BCG di lengannya, anak mesti menjalani Tes Mantoux. Jika negatif boleh imunisasi. Jika positif, berarti ada kemungkinan anak sudah terinfeksi bakteri TBC. Segera konsultasi.

Yuk kunjungi channel kami



Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar