PERBEDAAN IMUNISASI DPT 1, 2, 3

“Saya mendapat informasi dari ibu bidan bahwa Imunisasi DPT untuk bayi dilakukan tiga kali berturut-turut, yaitu DPT 1, DPT 2, dan DPT 3. Apa perbedaan Imunisasi DPT 1, 2, 3 tersebut? Kenapa harus dilakukan tiga kali, tidak satu kali saja?”

Imunisasi DPT adalah imunisasi yang bertujuan untuk mencegah tiga penyakit sekaligus. Penyakit-penyakit tersebut adalah penyakit Difteri yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae, penyakit Batuk Rejan atau Pertusis yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis, dan penyakit Tetanus yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani.

Di dalam vaksin DPT terdapat bakteri yang dimatikan atau dilemahkan. Bakteri ini ketika disuntikkan ke dalam tubuh tidak sanggup lagi berkembang biak dan tak mampu lagi menimbulkan penyakit. Walaupun demikian bakteri tersebut masih dapat merangsang tubuh untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap penyakit Difteri, Pertusis dan Tetanus. Dengan demikian jika suatu saat kelak ada bakteri yang masuk, sistem pertahanan tubuh sudah akan mengenalinya. Tak cukup sampai disitu, sistem kekebalan tubuh akan menghancurkannya.

discovermagazine.com

Imunisasi DPT diberikan sebanyak 3 kali yaitu pada usia bayi 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Imunisasi DPT yang ke-4 kalinya biasanya baru diberikan setelah setahun sejak Imunisasi DPT 3. Sedangkan Imunisasi DPT yang ke-5 diberikan saat anak menginjak usia 5 tahun.

Vaksin yang disuntikkan baik DPT 1, DPT 2, maupun DPT 3 adalah vaksin yang sama. Oleh karena itu dari segi kandungan vaksin tidak ada perbedaan antara imunisasi DPT 1, 2, 3. Dosis suntikan ketiganya juga sama yaitu 0,5 cc.

Lalu apa perbedaannya?

Perbedaan DPT 1, 2, 3 yaitu pada waktu suntikan yaitu pada usia 2 bulan, 3 bulan, dan 4 bulan. Perbedaan lain adalah lokasi suntikan. Jika pada DPT 1 suntikan dilakukan di paha kanan, maka sebaiknya DPT 2 di paha kiri dan DPT 3 di paha kanan. Tujuannya untuk mengurangi ketidaknyamanan bayi jika suntikan dilakukan di tempat yang sama terus menerus.

Kenapa suntikan DPT harus dilakukan 3 kali?

Pada suntikan DPT 1 respon kekebalan tubuh biasanya belum maksimal. Demikian pula pada suntikan DPT 2, walaupun kekebalan tubuh sudah meningkat tapi belum maksimal juga. Lain halnya pada suntikan yang ketiga, kekebalan tubuh terhadap penyakit Difteri, Pertusis, Tetanus dan sudah melampaui nilai 90%.

Seiring dengan berlalunya waktu kekebalan tubuh akan mengalami penurunan. Oleh karena itu dibutuhkan suntikan booster atau penguat pada usia 1,5 dan 5 tahun.

Bagi ibu yang mengimunisasi bayinya, sebaiknya DPT lengkap dilakukan 3 kali agar bayi mendapat perlindungan maksimal terhadap 3 penyakit mematikan yaitu Difteri, Pertusis, dan Tetanus.

Anda suka dengan artikel ini? Silakan bagi ke Teman Facebook Anda. [BAGI KE FACEBOOK]

BACA JUGA

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar