Senin, 18 Februari 2019

SPIRAL YANG TIDAK SPIRAL

Masih banyak yang menyebutnya spiral. Padahal bentuknya tak ada kesan spiral. Bentuknya menyerupai huruf T.

Di dunia medis, alat itu kerap dipanggil IUD. Kependekan dari istilah asing, Intrauterine Device. Terjemahan bebasnya, alat kontrasepsi dalam rahim.

Bentuk yang mirip huruf T bukan tanpa alasan. Bagian atas T itulah yang menyumbat muara pipa fallopi kiri dan kanan. Pipa fallopi adalah saluran yang menghubungkan rahim dengan indung telur. Jika disumbat, selamanya sel sperma tak kan bertemu sel telur.

image: quora.com

Lalu dari mana istilah spiral muncul?

Sebelum IUD bentuk T populer, alat kontrasepsi dalam rahim bentuknya melengkung-lengkung seperti lingkaran. Penampakannya mirip spiral. Dari penampakannya inilah namanya berasal.

Cara kerja spiral berbeda dengan si T. Kalau si T mencegah pembuahan, maka spiral mencegah hasil pembuahan menempel dan tumbuh di dinding rahim. Di sini kontroversinya. Sudah ada pembuahan, yang kemudian terbunuh. Jadi bisa-bisa dianggap aborsi terselubung.

Karena itulah, saat ini tak adalagi pemasangan spiral. Tapi si T. Walaupun T masih sering dipanggil spiral. Spiral yang tIdak spiral.

Minggu, 17 Februari 2019

SAKIT KEPALA SIANG DAN SORE HARI

Ada sakit kepala yang rada aneh. Hanya terjadi pada siang dan sore hari. Juga di awal malam sebelum tidur.

Saat baru bangun tidur atau di pagi hari, kepala baik-baik saja. Tak ada sakit.

Lokasi sakitnya pun agak khas. Yaitu di bagian depan saja. Bagian atas, samping, dan belakang kepala tidak terpengaruh.

Ada diantara pembaca yang merasakan sakit kepala seperti ini?

Sakit kepala aneh tersebut penyebabnya biasanya mata minus. Jika sakitnya sangat parah mungkin berkolaborasi dengan kelainan mata silinder.

image:researchgate.com

Sumber sakit kepala berasal dari otot lensa mata. Otot ini harus bekerja terus-menerus tanpa jeda agar bayangan jelas terlihat. Karena tak sempat istirahat, muncullah nyeri. Perumpamaannya adalah atlet angkat besi yang mengangkat besinya terus menerus tanpa menghempaskannya. Akhirnya tangannya pegal, lalu nyeri. Juga gemetar.

Saat pagi hari otot lensa mata belum lagi tegang. Akibat belum banyak digunakan untuk melihat. Itulah sebabnya sakit kepala belum muncul.

Semakin siang semakin banyak aktivitas melihat. Akhirnya semakin tegang otot lensa mata. Akhirnya nyeri mulai muncul dan semakin bertambah. Puncak nyeri sore atau malam hari. Di waktu tersebut kadang-kadang penderita hanya bisa tergeletak menahan sakit.

Parasetamol mungkin gak mempan. Obat mujarab adalah menggunakan kacamata. Kalau merasa nggak keren bisa diganti dengan lensa kontak. Atau kalau punya modal banyak bisa melakukan operasi LASIK.

Kamis, 14 Februari 2019

GAK NYANGKA JENTIK ADA DI SINI

Mungkin banyak yang ga menduga. Bahwa salah satu alat yang sangat akrab kita gunakan bisa menjadi sarang nyamuk DBD.

Yaitu dispenser air minum.

Bagi yang punya dispenser air minum, silakan periksa bagian penampung air tumpahnya.

Saya yakin, banyak yang menemukan jentik nyamuk di sana. Kalau mau lebih teliti, pelototilah tepi air. Niscaya akan terlihat bintik bintik kecil kehitaman. Itulah telur nyamuk yang siap menetas.

image:dapur.co.id
Penampung air tumpah dispenser adalah lokasi favorit jentik Aedes aegypti. Letaknya persis di bawah gelas saat kita menuangkan air.

Penampung air tumpah ini memang sangat ideal. Selain karena selalu terisi air, juga air di dalamnya sering luput dari perhatian. Kisi-kisi plastik tempat dudukan gelaslah yang menghalangi pandangan ke air di bawahnya. Lewat kisi-kisi ini jualah nyamuk betina lolos masuk ke dalam dan bertelur.

Agar tak jadi sarang nyamuk, berikut jurusnya. Pertama, buang air dalam penampung seminggu sekali, ga boleh telat. Kalau telat, jentik keburu berubah menjadi nyamuk. Kedua, masukkan sedikit bubuk abate ke dalamnya. Memasukkannya ga perlu saat tiap kali menguras, cukup 3 bulan sekali. Abate akan nempel di dinding penampung. Jadi pastikan jangan gosok dindingnya. Cukup tuang buang airnya. Ketiga, jangan gunakan penampung air tumpah. Risikonya air meluber kemana-mana dan ga enak di pandang mata. [BlogDokter.ID]