Jumat, 19 Mei 2017

TANDA-TANDA KEGUGURAN

Bagi wanita hamil, keguguran adalah kejadian yang patut diwaspadai. Adapun tanda-tanda keguguran antara lain adalah:

1. Keluar bercak darah dari jalan lahir
2. Nyeri dan kram perut sedang sampai berat
3. Keluar lendir berwarna merah muda
4. Keluar jaringan atau gumpalan dari jalan lahir.
5. Tanda-tanda kehamilan seperti mual dan muntah menghilang.

Seputar keguguran:

#1 Tidak semua perdarahan bercak pada awal kehamilan menunjukkan sesuatu yang tidak normal. Walaupun demikian, adanya bercak tidak boleh diabaikan. Segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah perdarahan bercak tersebut normal atau ada potensi terjadi keguguran.

#2 Dianggap keguguran jika kehamilan masih di bawah 20 minggu. Jika sudah di atas 20 minggu dianggap sebagai kelahiran prematur.

#3 Penyebab keguguran paling sering adalah kelainan genetik janin. Selain itu keguguran juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat yang salah, merokok, minum alkohol berlebihan, infeksi bakteri Listeria, kecelakaan, diabetes, penyakit lupus, penyakit tiroid, dan lain sebagainya.

#4 Jika terjadi keguguran, jangan berkecil hati. Menurut penelitian, 85% kehamilan berikutnya berlangsung normal.

Kamis, 11 Mei 2017

PENYEBAB WANITA GAMPANG ANYANG-ANYANGAN

Anyang-anyangan sebenarnya dapat menyerang siapa saja. Tapi pada kenyataannya, wanita lebih gampang terkena.

Kenyataan ini bukannya tanpa alasan.

Wanita rentan kena anyang-anyangan adalah karena saluran kencingnya pendek. Kurang lebih hanya sekitar 3 cm.

Bandingkan dengan pria yang panjang saluran kemihnya mencapai 20 cm.

Akibat saluran kemih yang pendek, bakteri lebih mudah mencapai kandung kencing. Setelah berhasil masuk, bakteri tak hanya bertamu, tapi juga berkembang biak.

Masalahnya, proses perkembangbiakan bakteri tidak hanya menghasilkan satu atau dua orang anak, tapi jutaan. Kondisi inilah yang memicu reaksi peradangan di kandung kemih.

Dan reaksi peradanganlah yang menjadi sumber dari berbagai ragam gejala.

Gejala pertama dan utama adalah kencing sakit dan sedikit-sedikit. Rasa sakit timbul akibat luka radang. Sedang kencing sedikit-sedikit dan sering, terjadi karena refleks berkemih muncul bertubi-tubi.

Gejala lain adalah air kencing bercampur darah. Darah yang sering membuat pasien sangat khawatir, keluar dari dinding luka yang meradang. Untungnya gejala ini terjadi hanya pada sebagian kecil orang.

Infeksi dan peradangan di bagian manapun dari tubuh akan memicu reaksi sistemik semisal demam dan sakit kepala. Demikian pula dengan infeksi dan peradangan kandung kemih.

Itulah sebabnya, jika anyang-anyangan lumayan parah, pasien juga akan mengeluh demam dan sakit kepala.

Kadang-kadang bakteri tak hanya singgah di kandung kencing, tapi meneruskan perjalan hingga ke hulu. Akibatnya ginjal yang ada dihulu ikut terinfeksi. Tanda-tandanya, muncul gejala yang telah disebutkan ditambah dengan nyeri pinggang di sebelah kanan atau kiri. Tergantung ginjal sebelah mana yang kena.

Khusus kasus anyang-anyangan yang melibatkan ginjal, perlu perhatian khusus. Jika terlambat atau gagal ditangani, fungsi ginjal dapat rusak permanen.

Untuk mengatasi anyang-anyangan, dokter biasanya meminta pasien minum air lebih banyak, sekitar 3 liter sehari. Selain itu, dokter juga memberikan antibiotik untuk membasmi bakteri yang sedang ganas-ganasnya menginfeksi.

Sedangkan untuk gejala demam dan sakit kepala, dokter memberikan obat pereda nyeri semisal asetaminofen.

Oleh karena wanita lebih gampang terkena anyang-anyangan sebagai konsekuensi saluran kemih yang pendek, maka kaum hawa dianjurkan melakukan kebiasaan yang mampu mengurangi kemungkinan terkena. Misalnya waktu cebok menggosoknya dari depan ke belakang, bukan sebaliknya.

Sabtu, 06 Mei 2017

KEPANJANGAN USG

Pemeriksaan USG saat ini bisa diakses dengan mudah. Tidak hanya di rumah sakit, bahkan pemeriksaan USG dapat dijumpai di tempat praktek dokter ahli kebidanan dan kandungan.

Adapun kepanjangan USG adalah ultrasonografi. Jika menggunakan bahasa Inggris, maka kepanjangan USG adalah ultrasonography.

USG menggunakan gelombang suara. Oleh karena cukup aman bagi janin dan ibu.

Gelombang suara yang digunakan adalah gelombang suara frekuensi tinggi. Sehingga tidak dapat didengar oleh telinga manusia.

Banyak fungsi dari pemeriksaan USG. Tapi yang paling banyak dikenal adalah untuk pemeriksaan janin di dalam kandungan.

Kamis, 04 Mei 2017

3 CARA MENCEGAH TERKENA KANKER SERVIKS

Beberapa tahun lalu tidak ada orang yang menyangka Jupe terkena kanker mulut rahim. Pun demikian dengan Jupe sendiri. Ia tidak menyadari bahwa sel kanker sedang menggerogoti tubuhnya.

Bukan salah siapa-siapa. Tapi murni karena sifat sel kanker yang memang jahat. Sel kanker menggandakan diri secara diam-diam tanpa menimbulkan tanda apapun. Setelah jumlahnya banyak dan menyebar kemana-mana, baru muncul gejala yang beraneka ragam. Pada saat inilah biasanya baru ketahuan seseorang terkena kanker.

Celakanya ketika sudah diketahui, segalanya sudah terlambat. Pengobatan menjadi lebih sulit karena sel kanker sudah ada di banyak tempat. Demikian pula dengan kesembuhan. Kemungkinannya menjadi sangat kecil.

Bermula Dari Mulut Rahim

Sel kanker awalnya jumlahnya sangat sedikit. Area perkembangannya pun terbatas yaitu di mulut rahim atau serviks.

Sel kanker muncul akibat adanya infeksi virus HPV. Virus ini masuk ke dalam sel normal dan mengubahnya menjadi sel monster yang berkembang biak tak terkendali.

Jika dibiarkan, sel kanker akan terus menggandakan diri dengan leluasa. Saat mulut rahim sudah cukup banyak dirusak, sel kanker akan menjajah organ di sekitarnya, antara lain saluran pembuangan air besar dan kandung kencing.

Masih tak puas, sel kanker akan menyebar ke seluruh tubuh dan singgah di berbagai organ tubuh. Kelakuannya pun tak beda dengan di tempat asalnya. Sel kanker akan memperbanyak diri dan merusak organ sasaran. Itulah sebabnya pada penderita kanker yang sudah parah juga mengalami kerusakan ginjal, paru-paru, tulang dan sebagainya.

Ketika kerusakan terjadi dimana-mana, tubuh akan mengalami kegagalan sistem. Akhirnya terjadi kematian.

3 Cara Mencegah

Walaupun mematikan, kanker mulut rahim atau kanker serviks dapat dicegah. Setidaknya ada 3 cara mencegah kanker ini.

Cara pertama, dengan imunisasi HPV. Tujuannya agar kelak seorang wanita tidak terinfeksi virus HPV. Imunisasi dapat diberikan sekitar usia 11 dan 12 tahun. Jadwal pemberiannya yaitu sebanyak tiga kali selang enam bulan.

Cara kedua, dengan pemeriksaan IVA. Kepanjangan IVA adalah Inspeksi Visual dengan Asam Asetat. Pemeriksaan ini sangat sederhana dan dapat dilakukan di puskesmas. Caranya dengan mengolesi mulut rahim dengan cairan asam asetat 3-5%. Jika ada cikal bakal kanker, akan muncul bercak putih. Tindakannya adalah dengan mendinginkan mulut rahim dengan nitrogen cair. Dengan demikian sel yang akan menjadi ganas mati sebelum berkembang.

Idealnya, pemeriksaan IVA dilakukan setiap 3 tahun bagi wanita yang berusia 21 - 65 tahun.

Cara ketiga, dengan pemeriksaan Pap Smear. Pemeriksaan ini mirip dengan IVA, tetapi lebih rumit. Dokter akan mengambil usap mulut rahim dan menempatkannya di kaca kecil persegi panjang. Sel tersebut kemudian diperiksa di bawah mikroskop. Jika tampak sel-sel yang tidak normal, segera dilakukan tindakan. Salah satunya dengan krioterapi menggunakan nitrogen cair.

Jadwal pemeriksaan Pap Smear sama dengan IVA yaitu setiap 3 tahun untuk wanita usia 21 - 65 tahun.

Jika tindakan pencegahan di atas dilakukan dengan tepat, maka kecil kemungkinan akan ada kasus kanker serviks yang ditemukan ketika sudah parah seperti yang dialami Jupe.

Selasa, 02 Mei 2017

MENYUSUI? JANGAN PAKE KB SUNTIK INI

Ibu baru saja melahirkan dan bertekad ingin menyusui bayinya.

Di lain sisi, ibu juga tidak ingin punya anak dulu dalam waktu dekat, sehingga memutuskan untuk ber KB.

KB suntik apa yang cocok buat ibu tersebut?

KB suntik terbagi ke dalam dua golongan besar, yaitu suntik 1 bulanan dan 3 bulanan.
Dari keduanya, tak hanya jadwal suntikan yang berbeda, kandungan juga.

KB suntik 1 bulanan mengandung dua jenis hormon yaitu progestin dan estrogen. Sedangkan yang 3 bulanan hanya mengandung satu hormon saja, yakni progestin.

Nah, diantara kedua hormon di atas, hormon estrogen diketahui dapat memicu tubuh ibu menghentikan produksi ASI. Oleh karena itu, KB suntik 1 bulanan tidak cocok bagi ibu menyusui.

KB suntik yang cocok adalah yang 3 bulanan, karena tidak mengandung hormon estrogen.

Suntikan pertama kali dianjurkan 6 minggu setelah melahirkan. Suntik berikutnya setelah 3 bulan atau 12 minggu.

Oh ya, penting juga diketahui bahwa kesuburan ibu lebih lambat kembali pasca berhenti suntik KB 3 bulanan.
Bahkan pada beberapa kasus, sampai satu atau dua tahun.

Dan mengenai efek samping, KB suntik 3 bulan diduga dapat memicu osteoporosis, so jangan digunakan lama-lama. Dianjurkan sekitar 2 tahunan saja.

intisari:
kb untuk ibu menyusui
suntik kb untuk ibu menyusui
jenis kb untuk ibu menyusui
suntik KB 3 bulan