Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

CIRI KANKER SERVIKS STADIUM 4

Gambar
Diagnosis dokter yang merawat Jupe menyebutkan sang artis terkena kanker serviks stadium IV. Saya menulis stadiumnya dengan angka Romawi, sesuai dengan kesepakatan kalangan medis. Awak media umumnya menulisnya sebagai Stadium 4. Mungkin agar lebih nyaman dilihat. Barangkali ada diantara Pembaca bertanya, apa makna Stadium IV? Kanker serviks ada beberapa tingkatan, terendah Stadium 0 dan tertinggi Stadium IV. Tak ada lagi stadium sesudahnya sehingga kanker serviks stadium IV didaulat sebagai stadium akhir, sekaligus terparah. Ciri utama kanker serviks Stadium IV adalah "penyebaran sel kanker sudah ke luar serviks". Jika penyebaran 'hanya' ke organ sekitar serviks seperti usus besar atau kandung kencing, disebut golongan IVa. Tapi jika sudah melanglang buana ke tempat jauh misalnya paru-paru atau ginjal, dimasukkan ke golongan IVb. Sel kanker tak hanya menyebar, tapi juga mendirikan koloni di tempat baru, koloni yang jahat. Koloni ini akan mendesak sel lokal

SAKIT MAAG GEGARA JAMU

Gambar
Saya sering menjumpai pasien yang mengeluh nyeri lambung alias maag. Usut punya usut, biang keladinya adalah jamu. Rata-rata mereka mengaku beberapa hari sebelumnya mengkonsumsi jamu sasetan. Jika ditelisik lebih dalam, yang mereka minum bukanlah jamu beneran, tapi jamu oplosan. Jamu yang sudah dioplos dengan obat nyeri, obat radang, dan atau obat alergi. Disini, beras kencur atau kunyit hanya sebagai penyamar. Karena sudah bercampur dengan obat kimia, maka efeknya pun dahsyat. Pegel linu hilang secara ajaib , tubuh terasa sangat nyaman, dan nafsu makan meningkat. Tapi tak berapa lama kemudian, efek samping pun mendera. Efek jangka pendek, dinding lambung terkikis. Sedangkan jangka panjang, gangguan ginjal, hipertensi, diabetes, dan berbagai macam penyakit lainnya. Oleh karena itu, minum jamu oplosan yang ga jelas merk dan asal usulnya seperti kata pepatah, "berenang-renang kehulu, berakit-berakit ketepian; tubuh nyaman dahulu, muncul efek samping kemudian". B

BERBAGI ILMU ITU BERPAHALA

Gambar
Kata ustaz, berbagi ilmu itu berpahala, sekalipun itu ilmu dunia. Contohnya, menulis artikel kesehatan di blog :) Tentu saja syarat utamnya harus dipenuhi, yaitu karena Allah semata. Bagaimana jika menulis ada niat sampingannya, misalnya pengen terkenal atau pengen dapat income? Apakah masih mendapat pahala? Untuk kasus terakhir ini saya tidak tahu jawabannya. Tapi apapun niatnya, silakan para Pembaca menikmati artikel kami di BlogDokter.id