SUNTIK KB 1 BULAN UNTUK IBU MENYUSUI

Adakah suntik KB 1 bulan untuk ibu menyusui? Kalau ada, apa merk yang dijual di Indonesia?

Suntik KB ada dua jenis, yaitu suntik KB 1 bulan dan suntik KB 3 bulan. Suntik KB 1 bulan mengandung kombinasi hormon progestin dan estrogen. Sedangkan suntik KB 3 bulan hanya mengandung satu macam hormon, yaitu progestin saja.

Dari kedua jenis hormon yang telah disebutkan, hormon estrogenlah yang mempunyai pengaruh negatif terhadap produksi air susu ibu. Sedangkan hormon progestin tidak.

Oleh karena itu, obat KB yang mengandung estrogen tidak dianjurkan diberikan pada ibu menyusui. Jika dipaksakan, dapat menghentikan produksi ASI dan mau tidak mau, bayi harus beralih ke susu formula.

Dari kedua jenis suntik KB, maka KB suntik 1 bulan yang tidak boleh diberikan pada ibu yang masih ingin menyusui bayinya. Penyebabnya KB suntik 1 bulan, seperti telah disebutkan selain mengandung progestin juga mengandung estrogen.

Jika ibu tetap ingin menyusui dan tetap ingin suntik KB, maka dianjurkan suntik KB 3 bulan. Merk KB suntik 3 bulan antara lain depo provera, triclofem, depo progestin, dan sebagainya.

Padanan KB suntik 1 bulan adalah dengan pil KB kombinasi dan padanan KB suntik 3 bulan adalah dengan pil mini. Artinya, pil KB kombinasi tidak dianjurkan diberikan pada ibu menyusui.

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

JANIN TERLIHAT DI USG PADA USIA BERAPA MINGGU?

Bagi sebagian ibu, begitu hasil test pack diketahui positif, ada saja yang penasaran. Mereka ingin segera melihat janin yang dikandungnya. Untungnya teknologi yang ada saat ini sudah mendukung keinginan tersebut.

Teknologi yang dimaksud adalah USG, singkatan dari ultrasonografi.

Sederhananya, alat USG akan mengambil foto janin yang ada dalam kandungan. Tentu saja teknologi ini tidak menggunakan HP berkamera yang dikirim ke dalam sana untuk digunakan janin berselfie ria.

Alat USG tetap berada di luar tubuh. Alat ini hanya mengirimkan gelombang suara ke dalam tubuh ibu, lalu menerima kembali pantulan gelombang tersebut. Gelombang-gelombang yang lalu lalang dikumpulkan lalu diolah oleh komputer dan ditampilkan menjadi gambar dalam layar monitor.

Karena hanya gelombang suara, maka pemeriksaan USG relatif aman bagi bayi, juga ibu.

Lalu muncul pertanyaan, kapan janin terlihat di USG? Pada usia berapa minggu?

Hal yang menentukan terlihat atau tidaknya janin di dalam sana adalah ukuran janin. Jika ukurannya masih sangat kecil, misalnya seminggu setelah pembuahan, maka kecil kemungkinan USG dapat ‘melihatnya’.

Janin biasanya baru dapat terdeteksi setelah usia kehamilan 6 atau 7 minggu, dihitung dari HPHT. Ini kalau menggunakan USG biasa yang pemancarnya diletakkan di perut.

Berbeda halnya jika menggunakan USG yang pemancarnya dimasukkan ke dalam miss V. Pada USG jenis ini bayi dapat dilihat lebih cepat, sekitar usia 4 minggu. Meskipun cepat dan akurat, tapi biayanya lebih mahal dan sebagian ibu risih karenanya.

Pada awal kehamilan, gambaran janin hanya berupa kantong kecil. Anggota tubuh belum ada.

Tetapi jika USG dilakukan pada minggu ke-12 dan seterusnya, kepala, tangan, kaki, dan beberapa anggota tubuh lainnya dapat terlihat.

Bagaimana jika mau tau si janin cowok atau cewek?

Harus lebih bersabar. Jika beruntung, dapat terlihat pada minggu ke-16. Tapi hati-hati, pada sebagian kecil kasus dokter mungkin saja keliru melihat jenis kelamin janin. Bisa jadi karena posisi 'itunya' tertutup bagian tubuh lainnya.

Idealnya, USG dilakukan setelah organ tubuh janin terbentuk sempurna. Kecuali jika ada indikasi medis yang mengharuskan USG dilakukan lebih dini.

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

CARA MENGGUNAKAN TENSI DIGITAL

Saat ini, mengukur tekanan darah sangatlah mudah, hanya perlu menekan sebuah tombol lalu alat akan bekerja sendiri. Selain mudah, pemeriksaan juga bisa dilakukan sendiri di rumah. Mudahnya pengoperasian alat pengukur tekanan darah bisa terjadi karena penggunaan teknologi digital.

Berbeda halnya ketika zaman kakek nenek kita dulu. Alat baca pada tensimeter masih berupa air raksa. Pada tensimeter jenis ini, pengukuran tekanan darah harus dilakukan oleh petugas terlatih. Tidak bisa sembarang orang.

Ketika zaman sedikit bertambah canggih dimana tensimeter sudah berupa jarum, tetap saja dibutuhkan petugas kesehatan terlatih untuk melakukan pengukuran.

Kenapa?

Karena untuk menentukan tekanan darah sistolik dan diastolik dibutuhkan stetoskop. Juga dibutuhkan kemampuan mendengarkan bunyi nadi yang mulai timbul dan mulai menghilang seiring dengan dikempeskannya manset. Kemampuan mendengarkan bunyi nadi membutuhkan latihan dan pengalaman.

Dengan tensi digital, pengukuran tekanan darah berlangsung secara otomatis. Alat sendiri yang menentukan tekanan sistolik dan diastolik, plus bonus denyut nadi.

Agar hasil pengukuran akurat, cara menggunakan tensi digital harus dipahami, dan pengukuran mestilah dilakukan dengan kondisi tepat. Berikut caranya:

  1. Duduk atau berbaring santai. Jika baru saja beraktifitas fisik misalnya berjalan atau makan, istirahatlah terlebih dahulu barang 15 menit.
  2. Pilih lengan yang tidak aktif. Jika kidal, pilih lengan kanan. Pun sebaliknya.
  3. Pasang manset sedemikian hingga tepi bawah manset berjarak sekitar 3 cm dari lipatan siku, dan selang udara terletak di atas. Sebelum manset dipasang, singkirkan lengan baju ke arah atas. Manset atau cuff adalah kain persegi panjang berisi karet yang bisa diisi dengan udara.
  4. Rekatkan manset yang sudah dilingkarkan. Usahakan jangan terlalu ketat, tapi juga jangan terlalu longgar.
  5. Tekan tombol START. Tensi digital akan mulai bekerja. Tidak lama, sekitar 30 sampai dengan 60 detik. Alat ini akan mengisi manset dengan udara lalu mengeluarkannya secara perlahan sembari secara otomatis mengukur tekanan darah.
  6. Setelah selesai, di layar akan muncul tiga jenis angka, yaitu sistolik, diastolik, dan pulse (denyut nadi).
  7. Catat hasilnya dan ulangi pemeriksaan dua kali lagi.
  8. Jumlahkan ketiga hasil pemeriksaan lalu bagi 3, hasil akhirnya adalah angka tekanan darah dan denyut nadi Anda.

Walaupun cara menggunakan tensi digital di atas tampak sederhana, tapi jika tidak dilakukan secara benar, dapat mempengaruhi hasil pemeriksaan. Oleh karena itu, untuk memastikan hasil pengukuran Anda tepat, sekali-kali dilakukan cross check dengan pemeriksa lain.

Semoga bermanfaat ...

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

ARTI KATA PULSE PADA TENSIMETER

Pulse adalah kata bahasa Inggris. Jika di Indonesiakan, kata tersebut berubah menjadi PULSA. Kata ini sangat akrab di keseharian kita. Pulsa kerap diartikan sebagai satuan biaya telepon genggam. Malah sekarang bertambah lagi artinya, yaitu satuan biaya listrik prabayar.

Dalam dunia tensi digital, arti kata PULSE adalah denyut nadi. Biasanya di layar tensi digital dilambangkan dengan gambar jantung yang berkedip. Meskipun diukur di pergelangan tangan jauh dari jantung, denyut nadi mewakili denyut jantung.

Memang agak mengherankan saat kita menjumpai kata PULSE saat mengukur tekanan darah. Terutama bagi kita yang terbiasa menggunakan tensi manual. Pengukuran tekanan darah dengan tensimeter manual hanya mampu mendeteksi tekanan darah systole dan diastole. Jika ingin tahu denyut nadi atau pulse, mesti dihitung terpisah. Caranya dengan menekan pergelangan tangan dengan ujung jari, lalu menghitung detakan yang terasa sambil memperhatikan jarum jam.

Pada tensi digital, denyut nadi terhitung otomatis bersamaan dengan pengukuran tekanan darah, baik systole maupun diastole.

PULSE normal

Pulse atau denyut nadi normalnya berkisar antara 60 - 100 kali per menit. Saat sedang aktivitas fisik denyut nadi lazim meningkat. Untuk dewasa muda dapat mencapai 160 an kali per menit. Pada orang tua sekitar 130 sd 140 an kali per menit.

Pada beberapa orang, denyut nadi sedemikian lambatnya, atau sebaliknya, sedemikian cepatnya. Ada istilah medis untuk kedua kondisi ini. InsyaAllah kita akan bahas di artikel selanjutnya.

Stay tuned ...

"arti pulse pada tensimeter"

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

SUNTIK TT DI BAGIAN MANA?

Selain bayi, ada dua orang lagi yang menjadi target suntik TT, yaitu perempuan yang mau menikah dan ibu hamil.

Khusus perempuan yang akan menikah, kekhawatiran terhadap suntik TT bisa jadi lebih besar. Selain seputar efek samping, pertanyaan tersering yang mereka ajukan adalah: suntik TT dilakukan di bagian mana?

Lazimnya suntik TT dilakukan di lengan atas, karena ibu ga perlu buka-bukaan. Tetapi ada lokasi suntik alternatif, yaitu bokong dan paha bagian luar. Konon katanya suntikan di bokong cenat cenutnya agak kurang dan lebih cepat hilang.

Sebenarnya lokasi suntik TT di bagian mana pun tidak menjadi masalah, asal syaratnya terpenuhi, yaitu suntikan harus ke dalam otot (intramuskuler).

Nah, otot yang paling tebal dan ideal sebagai sasaran jarum suntik ada di tiga lokasi seperti yang telah disebutkan yaitu lengan atas, paha luar, dan bokong.

Dosis suntikan TT hanya 0,5 cc. Dosis ini hanya seperenam dibandingkan dengan suntikan KB 3 bulanan yang 3 cc.

Pada sebagian kecil kasus, timbul nyeri dan kemerahan pada lokasi suntikan. Tak perlu panik, karena hal ini tak berbahaya. Biasanya gejala akan hilang dalam waktu 1-2 hari. Agar keluhan berkurang, boleh dikompres air hangat.

Kenapa air hangat?

Karena air hangat memperlancar peredaran darah sehingga proses peradangan lebih cepat menghilang.

Jadi ga ada yang perlu dikhawatirkan dengan suntik TT. Kalaupun ada nyeri, masih ga seberapa dibandingkan manfaatnya: melindungi ibu dan bayinya kelak dari penyakit tetanus yang mematikan.

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

INILAH ARTI HPHT

Idealnya, penentuan usia kehamilan adalah berdasarkan pertama kali bertemunya sel sperma dan sel telur. Tetapi masalahnya, sulit sekali menentukan waktu pasti kapan pertemuan terjadi. Tidak ada tanda-tanda spesifik yang bisa digunakan untuk menentukan waktu bersatunya dua sejoli tersebut.



Oleh karena itu, kalangan medis mencari alternatif patokan untuk menentukan usia kehamilan. Patokan tersebut seyogyanya mudah ditentukan, bukan hanya oleh kalangan medis tapi juga kalangan awam.
CARA MENGHITUNG HPHT DAN HARI PERKIRAAN LAHIR
Setelah pembuahan terjadi, maka proses kehamilan dimulai dan wanita tak lagi mendapatkan haid. Fenomena ini hampir pasti terjadi. Oleh karena itu, haid dapat menjadi patokan yang baik untuk menentukan usia kehamilan.

Arti HPHT

Haid yang digunakan sebagai patokan menghitung usia kehamilan adalah haid wanita yang terakhir kali sebelum diketahui ia hamil. Haid wanita biasanya berlangsung beberapa hari. Nah, yang dijadikan patokan bukanlah hari terakhir wanita tersebut haid, tapi hari pertama ia haid.

Bingung?!

Misal, seorang wanita mengetahui dirinya hamil tanggal 16 Desember 2017. Haid terakhirnya bersamaan dengan Hari Pahlawan 10 Nopember 2017. Haidnya berlangsung 5 hari artinya selesai haid tanggal 14 Nopember 2017. Maka yang menjadi hari pertama dari haid terakhirnya adalah 10 Nopember 2017. Tanggal inilah yang menjadi patokan dari penghitungan usia kehamilan.

Agar mudah diingat, hari pertama dari haid terakhir dibuat singkatannya, yaitu HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir).
Janin Terlihat di USG Pada Usia Kehamilan Berapa Minggu
Umumnya pembuahan terjadi 14 hari sebelum dari jadwal haid yang seharusnya. Bagi wanita yang haidnya teratur setiap 28 hari, maka HPHTnya mendahului pembuahan 14 hari juga (28-14 hari). Oleh karena itu, usia kehamilan berdasarkan HPHT biasanya lebih dari dua minggu dibandingkan dengan usia kehamilan sebenarnya.

Untuk kasus wanita di atas, jadwal haid seharusnya adalah 8 Desember 2017 (10 Nopember 2017 ditambah 28 hari). Jika dikurang 14 hari, maka waktu pembuahan adalah 24 Nopember 2017.
Kalkulator Kehamilan dan Kelahiran

Alternatif Lain

Selain menggunakan HPHT, usia kehamilan juga dapat ditentukan dengan metode mengukur tinggi fundus uteri (besarnya rahim). Ada juga yang lebih akurat, yaitu menggunakan metode ultrasonografi (USG).

####
apa itu HPHT
pengertian HPHT dalam kebidanan
apakah yang dimaksud dengan HPHT
kepanjangan HPHT
arti HPHT dalam dunia medis

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

CARA KERJA KB SUNTIK DAN PIL KB

Proses kehamilan melibatkan proses yang cukup kompleks. Pertama, pelepasan sel telur oleh indung telur. Sel telur kemudian masuk ke dalam saluran yang disebut Tuba Fallopi. Kedua, sel sperma dari pihak pria masuk lewat mulut rahim lalu ke rahim dan terus berjalan ke atas menuju Tuba Fallopi. Ketiga, pertemuan sel telur dan sel sperma di dalam Tuba Fallopi. Pertemuan bisa terjadi akibat keduanya mesti berpapasan di lorong sempit. Pertemuan diikuti proses penyatuan sel telur dan sel sperma. Keempat, sel gabungan turun ke dalam rahim dan melekat di dinding rahim. Sel terus membelah dari satu menjadi dua, dua menjadi empat, dan seterusnya, sampai menjadi seorang bayi.

Baik KB suntik maupun pil KB merupakan golongan KB hormonal. Keduanya mengandung salah satu atau dua jenis hormon, yaitu hormon estrogen dan progestin. Kedua hormon ini dapat mengubah situasi dan kondisi alat reproduksi wanita sehingga kehamilan sulit terjadi.

Bagaimana mungkin? Berikut cara kerja KB suntik dan pil KB dalam mencegah kehamilan.

Cara kerja pertama, hormon yang dikandung baik KB suntik maupun pil KB menghambat terjadinya pelepasan sel telur oleh indung telur. Tanpa adanya sel telur, mustahil kehamilan bisa terjadi.

Cara kerja kedua, hormon KB mengubah lendir yang berada di mulut rahim sehingga mengental dan berfungsi sebagai sumbat. Dengan demikian, sperma sulit melewatinya.

Cara kerja ketiga, hormon KB menyebabkan dinding rahim tidak menebal sebagaimana seharusnya. Sehingga kalaupun ada sel cikal bakal bayi yang jatuh ke dalam rahim, sel tak bisa menempel. Proses penempelan ini sangat penting, karena proses tersebut menjadim sel mendapat suplai makanan dan oksigen. Tanpa kedua asupan ini, niscaya sel akan mati lalu sirna.

Ketiga faktor di atas bahu membahu dalam mencegah kehamilan. Oleh karena itulah mengapa efektifitas KB hormonal sangat tinggi. Jika penggunaanya benar, mencapai 99%. Artinya hanya satu kegagalan dalam 100 kasus dalam setahun.

Baca Juga

Yuk pasang ...
"Kalender Indonesia Lengkap"

Artikel Lainnya